Penyakit mulut dan kuku
Penyakit mulut dan kuku - bila ditijau dari sifat terjadinya merupakan suatu infeksi akut dari sapi yang disebabkan oleh berbagai agen infeksius bakteri, paling utama disebabkan oleh Fusiformis Necrophorus. Agen infeksius merupakan suatu bakteri berbentuk basil. Organisme ini hidup di tanah dan apabila sapi dalam keadaan luka maka bakteri ini akan mudah memasuki ternak dan menginfeksinya.
Gejala
Hewan nampak menjadi pincang, dengan disertai radang pada daerah kaki bagian atas, bengkak, kemudian terjadi abses kecil. Kemudian timbul keretakan pada kulit diantara kuku dan berbau sangat busuk. Hewan menjadi tidak mau makan disertai kondisi badannya yang terus menurun, diare dan pada beberapa kasus penyakit mulut dan kuku di lapangan ada sapi yang ditemukan tidak dapat berdiri.
Diagnosa
Gejala ternak yang menunjukkan indikasi terserang penyakit mulut dan kuku harus dapat dibedakan dengan penyakit lainnya. Pada penyakit mulut dan kuku tidak terjadi tungkak ataupun lesi pada mulut.
Pengobatan, pengendalian dan pencegahan
ternak yang terserang penyakit mulut dan kuku bisa diobati dengan cara pemotongan dan pembuangan jaringan yang terinfeksi. Kemudian kaki yang terkena di terapi dengan chloramphenicol atau bisa juga di berikan 10 5 larutan cuprisulfat. Injeksi intravena preparat sulfadimidine juga disinyalir efektif terhadap penyakit mulut dan kuku. Selama dilakukan pengobatan hewan yang terserang penyakit harus dipisahkan. Hewan tidak terinfeksi harus ditempatkan pada lokasi yang kering dan biarkan berjalan-jalan. Kaki ternak diolesi larutan cuprisulfat 5 % setiap hari selama satu minggu, kemudian setelah itu terapi dilakukan seminggu sekali. Cara tersebut cukup manjur untuk mencegah penyakit mulut dan kuku pada ternak sapi.



Home
