Tips memilih bakalan burung kicauan

Tips memilih bakalan burung kicauan

Pojok-vet.com – Tertarik untuk memelihara burung kicauan ? Pada umumnya calon pemelihara burung akan menggunakan beberapa kriteria atau panduan dengan harapan burung yang dipilih tersebut nantinya akan dapat berkicau dengan bagus serta memiliki gerakan yang lincah. Para para penggemar burung kicauan, menikmati suara kicauan burung yang khas adalah sebuah kepuasan tersendiri. Lantas, bagaimana sih cara memelihara burung bakalan hingga mampu menjelma menjadi burung kicauan yang berkualitas ?

Berikut ini ada beberapa Ciri bakalan burung kicauan

Burung memiliki penampilan yang sehat dan juga energik

Burung ocehan yang akan kita rawat harus memiliki gerakan yang lincah dan juga energik. Pandangan mata yang tajam adalah salah satu tanda bahwa burung tersebut dalam keadaan fit dan sehat. Jangan memilih bakalan yang memiliki pandangan mata sayu, terlihat lesu dan juga malas bergerak.

Baca juga: Tips Rahasia Agar Kenari Cepat Gacor

Jika kepala burung selalu bergoyang ,mungkin bisa menjadi tanda bahwa burung tersebut pernah terkena penyakit dengan nama tetelo ( ND ). Bila anda mendapati burung yang sayapnya turun, bulu kepala tegak berdiri, leher ,memendek dan bersembunyi seperti sedang kedinginan, ada baiknya untuk tidak memilih burung tersebut karena bisa jadi burung kicauan tersebut dalam keadaan sakit.

Burung tidak cacat

Pilihlah burung kicauan calon juara anda yang berpenampilan indah serta tidak cacat. Cacat badan tersebut bisa terlihat seperti pincang, paruh bengkok, sayap patah, kepala yang selalu bergoyang, dan ekor bengkok. Kondisi burung tidak sehat tersebut akan berpengaruh pada kicauan.

Memiliki bulu indah dan mengkilat

Bakalan burung kicauan yang memiliki bulu indah dan mengkilat artinya bulu tubuh, sayap dan ekor tidak patah dan juga tampak mengkilat. Bulu burung yang berwarna kusam menandakan burung sedang dalam keadaan sakit dan hal tersebut akan berpengaruh pada kualitas kicauan.

Baca juga: Cara Memilih Jalak Kebo Bakalan Yang Bagus

Kaki tidak bersisik dan berwarna bersih

Burung yang kakinya bersisik menunjukkan burung kicauan tersebut sudah berumur tua, tentu saja hal tersebut akan mempengaruhi kualitas burung terutama jika anda ingin melatih burung tersebut. Pilihlah corak kaki burung yang bersih, paruh dan juga matanya juga bersih.

Kuku kaki burung selalu pendek

Pilihlah burung yang berkuku pendek dan belum tumbuh maksimal. Kuku kaki yang tampak panjang dan mencengkeram menandakan burung sudah tua, sehingga akan lebih susah untuk dilatih.

Paruh yang tipis dan panjang

Perhatikan bagian paruh burung yang akan anda latih. Bila burung memiliki paruh yang tipis dan panjang, menandakan burung tersebut masih muda, sehingga akan lebih mudah dilatih. Bila ditambah dengan kedudukan paruh bagian atas dan bawah seimbang maka setelah dewasa burung tersebut akan rajin berkicau dengan irama kicauan yang bagus. Jika paruh tipis dan pendek, burung cenderungsulit dilatih.

Burung mulai belajar berkicau

Burung calon bakalan yang baik biasanay akan terlihat sering berkicau, hal tersebut menandakan burung tersebut dalam kategori baik dan siap untuk dilatih. Burung akan terlihat energik, sebaliknya bila burung malas berkicau dan tampak lesu sebaiknya anda menghindarinya untuk menjadikan burung tersebut calon bakalan burung jagoan anda.

Baca juga: Tips Memelihara Anak Burung Hantu yang Harus di Perhatikan

Burung berkelamin jantan

Pilihlah burung kicauan dengan kelamin jantan. Karena suaran burung jantan lebih indah dan merdu. Burung jantan biasa menggunakan kemampuannya tersebut untuk menarik burung betina agar tertarik kepadanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.