Tips Beternak dan Merawat Burung Lovebird

Pojok-vet.com – Burung Lovebird merupakan salah satu dari sekian burung indah dengan penampilan mungil dan menarik. Untuk memeliharanya juga tidak terlalu susah, anda bisa dapatkan banyak tips tentang cara memelihara lovebird d internet. Beberapa hal dasar harus dikuasai agar ternak lovebird sukses. Tergantung pilihan anda, mau jadi penikmat aja dengan membeli burung kicauan yang sudah jadi atau pengen mencoba menangkarkan burung lucu ini. Berikut ini beberapa hal dasar berkaitan dengan tips merawat burung lovebird.

Tips Merawat Burung Lovebird

Tips Merawat Burung Lovebird

Mengetahui jenis kelamin lovebird

Untuk mengetahui jenis kelamin burung lovebird ada beberapa teknik dasar yang harus anda ketahui. Secara fisik jenis kelamin lovebird memang susah untuk dibedakan. Cara yang umum digunakan adalah dengan meraba tulang. Pada burung lovebird betina, jarak antara dua tulang akan terasa lebih longgar dibandingkan burung jantan. Bila jarak antara tulang sempit dan terasa lebih keras, maka burung tersebut adalah jantan.

Baca juga: Penangkaran Burung Murai Batu

Walau cara tersebut sebenarnya tidaklah 100 % benar, tetapi itulah yang paling umum dipakai untuk mengetahui jenis kelamin burung lovebird secara cepat. Bila ingin tau secara tepat, maka cara yang dilakukan adalah dengan mengecek darah. Cabut sehelai bulu pangkal pada burung lovebird, kemudian uji darah yang menempel di cabutan bulu tersebut di laboratorium. Tentunya laboratorium yang dipakai adalah yang secara khusus ditujukan untuk burung.

Usia produksi

burung lovebird siap untuk produksi pada usia sekitar 1 tahun. Ada beberapa lovebird yang sudah mulai berproduksi pada usia 8 bulan. Pada usia tersebut, telur yang dihasilkan secara kualitas belum bagus, sehingga kadang ditemukan telur yang gagal menetas.

Tempat bertelur

bila ingin menangkarkan lovebird, anda harus mempersiapkan juga tempat bertelur untuk burung. Tempat tersebut sangat penting, karena disitulah burung lovebird akan meletakkan telurnya. Calon burung anakan tersebut akan menetas bila induk lovebird mendapatkan tempat yang nyaman untuk mengerami telurnya. Tambahkan sarang, rumput kering, atau potongan kain sebagai alas pada kotak telur.

Lama pengeraman telur lovebird

Untuk mendapatkan hasil anakan lovebird yang berkualitas salah satunya dengan menjaga kondisi saat pengeraman telur. Lovebird harus mendapatkan tempat yang nyaman dan tidak terganggu. Telur lovebird akan menetas setelah 25 hari masa pengeraman. Bila setelah masa tersebut, telur belum juga menetas bisa diambil dan dicek. Apabila kondisi telur masih utuh, masih ada putih dan kuning, berarti telur tersebut tidak dibuahi. Artinya telur tersebut tidak akan menetas. Bila telur tercium bau busuk, bisa jadi telur tersebut gagal dalam masa pengeramannya.

Makanan lovebird

Berikan makanan yang berkualitas serta bervariasi untuk burung lovebird kesayangan anda. Variasi makanan ayng bisa digunakan antara lain milet, jewawut, kenari seed, biji sawi, jagung muda, kangkung, sawi, toge, dll. Untuk tambahan pakan, bisa juga digunakan produk pabrik seperti BR1.

Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental Burung Kicauan

Sejarah Lovebird (labet)

Sejarah Lovebird (labet)

Pada awalnya labet atau lovebird ini dipelihara oleh para penghobi burung hanya sebagai burung hias terutama karena keindahan warna bulunya juga untuk mengisi sebagai master burung ocehan seperti, murai, cucak ijo, anis, kacer dan lain-lain, namun seiring dengan perkembangan waktu dan trendnya saat ini, maka lovebird dipelihara untuk memunculkan suara-suara khas lovebird yang panjang selain itu juga warna bulunya yang beraneka corak.

Hal umum yang harus di perhatikan

Berikut ini Ada beberapa hal Umum dan penting yang harus diperhatikan dalam pemilihan bahan atau bakalan pada burung Love Bird, di antaranya yaitu :

Bentuk paruh, sebaiknya pilih bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar, panjang dan terlihat kokoh.

Berkepala besar. Ini menandakan burung ini mempunyai mental tempur yang baik.

Baca juga: Keuntungan Memelihara Kenari Sebagai Burung Kicauan

Postur badan, pilihlah bahan yang berpostur sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan memilih bahan yang berleher dan berbadan pendek. Sebaiknya juga pilihlah bahan yang berdada lebar.

Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini menandakan bahan tersebut sehat. Pilihlah Kaki yang besar dan terlihat kering. Warna kaki tidak berpengaruh terhadap mental burung.

Lincah dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri bahan yang bermental baik.

Leher panjang padat berisi, menandakan burung ini akan mengeluarkan power suara secara maksimal.

Bola mata besar dan bersih bersinar, menandakan burung ini memiliki prospek yang cerah apabila dijadikan burung lomba, karena akan sangat gacor.

Jenis makanan burung Lovebird

Adapun untuk jenis makanan burung ini adalah biji-bijian dan sayuran segar seperti :

Bijian Mix. Kita dapat memberikan biji-bijian yang telah dicampur yang banyak dijual dipasaran sebagai pakan utamanya. ( khusus biji-bijian untuk burung pemakan biji )

Sayuran segar, Burung Love Bird sangat menggemari sayuran dan buah segar seperti: Apel, Pir, Anggur, Kangkung, Sawi Putih, Jagung Muda dan sayuran lainnya.

Asinan. Untuk mencukupi kebutuhan kalsium, burung ini membutuhkan asupan kalsium tambahan. Dapat diberikan tulang sotong untuk melengkapi kebutuhan kalsium yang dibutuhkan.

Extra Fooding. Biji bunga Matahari, biji Fumayin, biji Kedelai, biji Kacang Merah dan biji Kacang Hijau sangat digemari oleh burung ini untuk melengkapi kebutuhan vitamin, protein dan menaikkan suhu tubuh serta meningkatkan sistem metabolisme didalam tubuhnya.

Baca juga: Tips memilih bakalan burung kicauan

Itu semua adalah dasar daripada makanan dan beberapa kriteria burung lovebird dan untuk cara perawatan burung yang satu ini saya rasa para pehobi burung pecinta love bird mania sudah paham betul dan sudah tidak asing lagi, karena memang menurut saya cara merawat burung ini sangatlah mudah dan tidak ada yang terlalu di istimewakan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.